Manusia itu sama
Manusia itu tidak ada yang sempurna.
Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Itu memang
sudah fitrahnya, kawan. Banyak orang yang mengeluh karena kekurangan-kekurangan
yang mereka bawa sejak lahir. Padahal jika kita renungkan, tak perlulah kita
mengeluh karena kekurangan yang kita punya. Harusnya, kekurangan tersebut
dijadikan motivasi agar kita menggali kelebihan-kelebihan yang ada dalam diri
kita, sehingga kelebihan tersebut dapat menutupi kekurangan yang ada. Fenomena
yang kita lihat di sekitar kita adalah ketika ada seseorang yang berbeda dari
khalayak ramai tentunya itu akan menarik perhatian. Namun perhatian itu lebih
bersifat negatif daripada positif. Misalnya, ada orang yang secara fisik berbeda
dari yang lain biasanya celaan, cercaan akan datang menghampiri diri nya.
Padahal jika kita telaah, ketika seseorang itu diejek oleh orang lain, orang
yang diejek itu akan merasa terasingkan dari peradaban seakan dia hidup sendiri
tak ada teman. Dia merasa dirinya berbeda, dan ujung nya dia akan mengeluh
“kenapa saya terlahir berbeda?”
Coba kita lihat dalam Al-Qur’an surat
At-tin ayat 8 yang artinya:”sungguh kami telah menciptakan kalian dalam bentuk
yang sebaik-baiknya”. Jadi, sudah jelas ya kawan, dalam Al-Quran dijelaskan
bahwa manusia merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah dalam bentuk
sebaik-baiknya. Coba kita bandingkan dengan makhluk Allah yang lainnya,
misalnya hewan. Kita spesifik kan lagi deh jadi monyet. Bandingkan ya manusia
dengan monyet, bentuk nya gimana? Bentuknya lebih baik manusia kan daripada
monyet?hayyooo ngakuu hayyoo. Tentunya, dalam lubuk hati yang paling dalam,
hati kita meronta-ronta, meraung-raung ingin mengucapkan “iya, lebih baik
manusia, yyeee yeee”. Ini sudah terbukti tanpa harus diuji lagi bahwa memang
manusia itu tercipta sudah dalam bentuk
yang sempurna, lebih baik dari makhluk-makhluk lainnya. Jadi, bagi kamu kamu
yang merasa minder akibat kekurangan fisik. Buang jauh-jauh deh, pikiran itu.
Kita sudah lebih baik dalam aspek fisik daripada makhluk lainnya. Dan dalam
segi perilaku pun kita lebih baik daripada hewan jika menggunakan akal kita.
Kenapa perilaku manusia dikatakan lebih
baik jika menggunakan akal nya?
Mau tau?mau tau banget
ata mau tau aja?ok, ok tenang. Jadi gini, manusia itu adalah makhuk yang sangat
unik yang diciptakan oleh Allah. Manusia itu bisa jadi lebih mulia dari
malaikat dan juga bisa jadi lebih hina dari hewan. Kenapa begitu? Dari tadi
nanya mulu ya. Hhehehe . Manusia itu dianugerahi akal oleh Allah yang mana akal
itu super duper waw deh. Dengan akal, manusia itu bisa membedakan mana yang
baik dan yang buruk. Jadi, ketika manusia menggunakan akal nya dalam
berperilaku tentunya akan terbentuk lah manusia yang mulia karena dirinya tidak
melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah, dan menjalankan perintah Allah. Dan
ketika manusia tidak menggunakan akal sebagaimana mestinya tentu akan terjadi
suatu kejanggalan . Misalnya, harusnya dia berperilaku baik namun, karena
akalnya tidak difungsikan dia malah berperilaku tidak baik sehingga menyebabkan
akhlak yang terbentuk dalam dirinya akhlak yang madzmumah yang merugikan orang
lain. Ini lah yang disebut lebih hina dari hewan.
Allah juga menegaskan bahwa semua manusia
itu sama di hadapan-Nya baik laki-laki maupun perempuan. Pokoknya, semua manusia
itu sama di hadapan Allah yang membedakannya hanyalah ketaqwaannya. Tuuh,
kalimat di atas mempertegas lagi bahwa kita tidak usah pusing memikirkan wajah
yang kurang rupawan, karena yang membedakan kita di hadapan-Nya adalah
ketaqwaan. Sebaiknya, kita sekarang senantiasa berusaha untuk meningkatkan
ketaqwaan kita pada Allah.