Minggu, 25 Agustus 2013

Hikmah


     
Manusia itu sama
     Manusia itu tidak ada yang sempurna. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Itu memang sudah fitrahnya, kawan. Banyak orang yang mengeluh karena kekurangan-kekurangan yang mereka bawa sejak lahir. Padahal jika kita renungkan, tak perlulah kita mengeluh karena kekurangan yang kita punya. Harusnya, kekurangan tersebut dijadikan motivasi agar kita menggali kelebihan-kelebihan yang ada dalam diri kita, sehingga kelebihan tersebut dapat menutupi kekurangan yang ada. Fenomena yang kita lihat di sekitar kita adalah ketika ada seseorang yang berbeda dari khalayak ramai tentunya itu akan menarik perhatian. Namun perhatian itu lebih bersifat negatif daripada positif. Misalnya, ada orang yang secara fisik berbeda dari yang lain biasanya celaan, cercaan akan datang menghampiri diri nya. Padahal jika kita telaah, ketika seseorang itu diejek oleh orang lain, orang yang diejek itu akan merasa terasingkan dari peradaban seakan dia hidup sendiri tak ada teman. Dia merasa dirinya berbeda, dan ujung nya dia akan mengeluh “kenapa saya terlahir berbeda?”
      Coba kita lihat dalam Al-Qur’an surat At-tin ayat 8 yang artinya:”sungguh kami telah menciptakan kalian dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Jadi, sudah jelas ya kawan, dalam Al-Quran dijelaskan bahwa manusia merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah dalam bentuk sebaik-baiknya. Coba kita bandingkan dengan makhluk Allah yang lainnya, misalnya hewan. Kita spesifik kan lagi deh jadi monyet. Bandingkan ya manusia dengan monyet, bentuk nya gimana? Bentuknya lebih baik manusia kan daripada monyet?hayyooo ngakuu hayyoo. Tentunya, dalam lubuk hati yang paling dalam, hati kita meronta-ronta, meraung-raung ingin mengucapkan “iya, lebih baik manusia, yyeee yeee”. Ini sudah terbukti tanpa harus diuji lagi bahwa memang manusia itu   tercipta sudah dalam bentuk yang sempurna, lebih baik dari makhluk-makhluk lainnya. Jadi, bagi kamu kamu yang merasa minder akibat kekurangan fisik. Buang jauh-jauh deh, pikiran itu. Kita sudah lebih baik dalam aspek fisik daripada makhluk lainnya. Dan dalam segi perilaku pun kita lebih baik daripada hewan jika menggunakan akal kita.
     Kenapa perilaku manusia dikatakan lebih baik jika menggunakan akal nya?
Mau tau?mau tau banget ata mau tau aja?ok, ok tenang. Jadi gini, manusia itu adalah makhuk yang sangat unik yang diciptakan oleh Allah. Manusia itu bisa jadi lebih mulia dari malaikat dan juga bisa jadi lebih hina dari hewan. Kenapa begitu? Dari tadi nanya mulu ya. Hhehehe . Manusia itu dianugerahi akal oleh Allah yang mana akal itu super duper waw deh. Dengan akal, manusia itu bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk. Jadi, ketika manusia menggunakan akal nya dalam berperilaku tentunya akan terbentuk lah manusia yang mulia karena dirinya tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah, dan menjalankan perintah Allah. Dan ketika manusia tidak menggunakan akal sebagaimana mestinya tentu akan terjadi suatu kejanggalan . Misalnya, harusnya dia berperilaku baik namun, karena akalnya tidak difungsikan dia malah berperilaku tidak baik sehingga menyebabkan akhlak yang terbentuk dalam dirinya akhlak yang madzmumah yang merugikan orang lain. Ini lah yang disebut lebih hina dari hewan.
     Allah juga menegaskan bahwa semua manusia itu sama di hadapan-Nya baik laki-laki maupun perempuan. Pokoknya, semua manusia itu sama di hadapan Allah yang membedakannya hanyalah ketaqwaannya. Tuuh, kalimat di atas mempertegas lagi bahwa kita tidak usah pusing memikirkan wajah yang kurang rupawan, karena yang membedakan kita di hadapan-Nya adalah ketaqwaan. Sebaiknya, kita sekarang senantiasa berusaha untuk meningkatkan ketaqwaan kita pada Allah.