5 hal
yang kamu rasakan saat ditingggal pergi haji oleh orang tua
Ditinggal orang tua untuk waktu
yang lama memang menyedihkan. Walaupun, kamu sudah bukan anak kecil lagi, tapi
tetap saja rasa sedih itu pasti ada. Apalagi jika kamu masih tinggal bersama mereka.
hari demi hari kalian lewati bersama,
wajar saja jika kamu merasa kehilangan dan sedih saat ditinggalkan orang
tua. Hal ini juga dialami oleh kamu yang ditinggal pergi oleh orang tua yang
menunaikan ibadah haji. Inilah hal yang dirasakan oleh kamu sebagai anak yang
notben nya bukan anak kecil lagi saat ditinggalkan oleh orang tua untuk pergi
haji
1. Walaupun bukan anak kecil, tapi kamu tetap sedih dan nangis
saat mereka pergi
Ya, walaupun kamu bukan anak kecil lagi,
tapi kamu tak kuasa membendung perasaan sedih mu dan harus menumpahkan air mata
saat melihat orang tua mu pergi untuk melaksanakan ibadah Haji. Hal ini memang
wajar. Anak mana sih yang ga sedih ditinggal pergi oleh orang tuanya? Apalagi
buat kamu yang tinggal serumah sama orang tua, pasti akan merasa kehilangan
banget pas mereka ga ada di rumah. So, anak kecil atau bukan, setiap anak
selalu ingin bersama dengan orang tuanya
2. Pada masa-masa awal, kamu sering menangis karena
terus-menerus ingat pada mereka
Bagi kamu yang tinggal serumah dengan
orang tua, pasti kerasa banget pas mereka ga ada di rumah. Biasanya pagi
dibikinin sarapan sama ibu, sarapan bareng ayah, lihat ayah pergi kerja,
bantuin ibu di rumah, makan malam bareng, nonton tv bareng, semua hal itu ga
akan bisa kamu lakuin untuk sementara waktu. Dan karena hal itu sudah menjadi
kebiasaan, kamu akan terus ingat sama mereka pas ada di rumah. ketika kamu
mengingat mereka, tak terasa air mata pun bercucuran, apalagi kalau kamu ingat
bahwa selama ini kamu banyak ngelakuin kesalahan sama mereka.
3. Bagi kamu yang berstatus sebagai anak bungsu akan
mendapatkan perhatian lebih dari kakak-kakakmu
Perhatian dari orang tua untuk sementara
waktu akan berkurang, karena jarak dan waktu yang memisahkan. Namun, untuk kamu
para bungsu, keep calm. Kamu masih punya kakak-kakak tercinta yang menyayangi
kamu. So, kamu bakal dapat perhatian lebih dari sang kakak. Kalau sang kakak
udah ga tinggal serumah sama kamu, dia bakal sering nengokin kamu sambil bawa banyak
makanan ke rumah. dan kalau sang kakak masih tinggal serumah dan dia udah kerja
atau sering melakukan kegiatan di luar rumah,dia bakal ngurangin waktunya di
luar buat nemenin kamu di rumah, dan tak
lupa untuk ngjak kamu jajan.
4. Kamu yang berstatus sebagai kakak akan memberi perhatian lebih
pada sang adik
ketika orang tua ga ada di rumah, jiwa
kekakaan para kakak akan terpanggil dan mereka akan merasa lebih
bertanggungjawab untuk keberlangsungan hidup adiknya. Sementara orng tua mu tak
ada di rumah, kamu lah yang menggantikan perannya dalam mengurus sang adik. Hal
ini menyebabkan kamu memberi perhatian lebih pada sang adik. Kamu lah
yangmemperhtikan apakah kebutuhannya sudah terpenuhi atau belum selama orang
tua mu ga ada.
5. Adaptasi dengan kondisi yang baru
Dengan tidak adanya orang tua di rumah,
otomatis keadaan rumah pun tidak seperti biasanya. Kamu sebagai anak yang
ditinggal pergi orang tua untuk haji akan merasakan keadaan atau kondisi baru,
sehingga kamu perlu beradaptasi dengan kondisi tersebut. Walaupun, kamu sedih,
bukan berarti aktivitas terhenti. Kamu harus tetap melakukan aktivitas seperti
biasa dengan sedikit adaptasi pada kondisi baru. Ingatlah bahwa mereka sedang
melakkan perjalanan yang luar biasa dan untuk bisa melakukan itu perlu
perjuangan yang luar biasa pula. jangan sampai kesedihan kamu disini,
menghambat mereka dalam menjalankan ibadah di sana karena ingat terus kmau yang
selalu sedih. So, keep fighting!!
Kelima hal di atas akan kamu rasakan ketika kamu
ditinggalkan pergi oleh orang tua mu untuk melaksanakan ibadah haji. Tidak usah
berlarut-larut dalam kesedihan, dan tetaplah beraktivitas seperti
biasanya. Hal terpenting yang harus kamu
lakukan adalah selalu mendoakan mereka agar semua urusan selama haji lancar,
mereka dapat kembali ke rumah dengan sehat wal’afiat, dan semoga mereka menjadi
haji mabrur dan hajah mabrurah. Aamiin......