Minggu, 06 September 2015

5 hal yang kamu rasakan saat ditingggal pergi haji oleh orang tua
Ditinggal orang tua untuk waktu yang lama memang menyedihkan. Walaupun, kamu sudah bukan anak kecil lagi, tapi tetap saja rasa sedih itu pasti ada. Apalagi jika kamu masih tinggal bersama mereka. hari demi hari kalian lewati bersama,  wajar saja jika kamu merasa kehilangan dan sedih saat ditinggalkan orang tua. Hal ini juga dialami oleh kamu yang ditinggal pergi oleh orang tua yang menunaikan ibadah haji. Inilah hal yang dirasakan oleh kamu sebagai anak yang notben nya bukan anak kecil lagi saat ditinggalkan oleh orang tua untuk pergi haji
1.   Walaupun bukan anak kecil, tapi kamu tetap sedih dan nangis saat mereka pergi
     Ya, walaupun kamu bukan anak kecil lagi, tapi kamu tak kuasa membendung perasaan sedih mu dan harus menumpahkan air mata saat melihat orang tua mu pergi untuk melaksanakan ibadah Haji. Hal ini memang wajar. Anak mana sih yang ga sedih ditinggal pergi oleh orang tuanya? Apalagi buat kamu yang tinggal serumah sama orang tua, pasti akan merasa kehilangan banget pas mereka ga ada di rumah. So, anak kecil atau bukan, setiap anak selalu ingin bersama dengan orang tuanya
2.   Pada masa-masa awal, kamu sering menangis karena terus-menerus ingat pada mereka
     Bagi kamu yang tinggal serumah dengan orang tua, pasti kerasa banget pas mereka ga ada di rumah. Biasanya pagi dibikinin sarapan sama ibu, sarapan bareng ayah, lihat ayah pergi kerja, bantuin ibu di rumah, makan malam bareng, nonton tv bareng, semua hal itu ga akan bisa kamu lakuin untuk sementara waktu. Dan karena hal itu sudah menjadi kebiasaan, kamu akan terus ingat sama mereka pas ada di rumah. ketika kamu mengingat mereka, tak terasa air mata pun bercucuran, apalagi kalau kamu ingat bahwa selama ini kamu banyak ngelakuin kesalahan sama mereka.
3.   Bagi kamu yang berstatus sebagai anak bungsu akan mendapatkan perhatian lebih dari kakak-kakakmu
      Perhatian dari orang tua untuk sementara waktu akan berkurang, karena jarak dan waktu yang memisahkan. Namun, untuk kamu para bungsu, keep calm. Kamu masih punya kakak-kakak tercinta yang menyayangi kamu. So, kamu bakal dapat perhatian lebih dari sang kakak. Kalau sang kakak udah ga tinggal serumah sama kamu, dia bakal sering nengokin kamu sambil bawa banyak makanan ke rumah. dan kalau sang kakak masih tinggal serumah dan dia udah kerja atau sering melakukan kegiatan di luar rumah,dia bakal ngurangin waktunya di luar  buat nemenin kamu di rumah, dan tak lupa untuk ngjak kamu jajan.
4.   Kamu yang berstatus sebagai kakak akan memberi perhatian lebih pada sang adik
     ketika orang tua ga ada di rumah, jiwa kekakaan para kakak akan terpanggil dan mereka akan merasa lebih bertanggungjawab untuk keberlangsungan hidup adiknya. Sementara orng tua mu tak ada di rumah, kamu lah yang menggantikan perannya dalam mengurus sang adik. Hal ini menyebabkan kamu memberi perhatian lebih pada sang adik. Kamu lah yangmemperhtikan apakah kebutuhannya sudah terpenuhi atau belum selama orang tua mu ga ada.

5.   Adaptasi dengan kondisi yang baru
     Dengan tidak adanya orang tua di rumah, otomatis keadaan rumah pun tidak seperti biasanya. Kamu sebagai anak yang ditinggal pergi orang tua untuk haji akan merasakan keadaan atau kondisi baru, sehingga kamu perlu beradaptasi dengan kondisi tersebut. Walaupun, kamu sedih, bukan berarti aktivitas terhenti. Kamu harus tetap melakukan aktivitas seperti biasa dengan sedikit adaptasi pada kondisi baru. Ingatlah bahwa mereka sedang melakkan perjalanan yang luar biasa dan untuk bisa melakukan itu perlu perjuangan yang luar biasa pula. jangan sampai kesedihan kamu disini, menghambat mereka dalam menjalankan ibadah di sana karena ingat terus kmau yang selalu sedih. So, keep fighting!!


Kelima hal di atas akan kamu rasakan ketika kamu ditinggalkan pergi oleh orang tua mu untuk melaksanakan ibadah haji. Tidak usah berlarut-larut dalam kesedihan, dan tetaplah beraktivitas seperti biasanya.  Hal terpenting yang harus kamu lakukan adalah selalu mendoakan mereka agar semua urusan selama haji lancar, mereka dapat kembali ke rumah dengan sehat wal’afiat, dan semoga mereka menjadi haji mabrur dan hajah mabrurah. Aamiin......